Tuesday , 21 May 2019

Mengenal Apa Itu Surat Izin Usaha Perdagangan

Apabila anda ingin melakukan kegiatan usaha perdagangan, salah satu langkah awal yang harus Anda lakukan adalah mendaftarkan keberadaan kegiatan usaha Anda tersebut dan mendapatkan izin dalam menjalankan bisnis perdagangan. Izin untuk menjalankan usaha perdagangan ini dinamakan dengan Surat Izin Usaha Perdagangan atau yang lebih dikenal dengan SIUP. SIUP merupakan dokumen yang diperlukan dan diwajibkan bagi orang perseorangan maupun badan usaha yang akan mendirikan usaha perdagangan, meskipun anda hanyala pedagang regional dalam skala kecil, maka Anda juga sebaiknya memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP ini, karena pemegang SIUP tidak harus selalu pedagang berskala besar yang lingkup perdagangannya hingga mencapai lintas Negara melainkan semua jenis pedagang SIUP dikelompokan menjadi tiga kategori berdasarkan modal yang digunakan dalam pendirian usaha, yaitu :

  1. SIUP Besar : Untuk perusahaan dengan modal diatas RP. 500.000.000,-
  2. SIUP Menengah : Untuk perusahaan dengan modal berkisar antara Rp. 200.000.000 – Rp 500.000.000
  3. SIUP Kecil : Untuk perusahaan dengan modal dan kekayaan bersih pemilik lebih kecil atau sama dengan Rp. 200.000.000,-

Untuk mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan dapat dilakukan di Kantor Dinas Perdagangan di tingkat Kabupaten atau Kotamadya ataupun di Kantor Pelayanan Perizinan Setempat. Persyaratan administrasi untuk pembuatan SIUP ini dibedakan berdasarkan jenis atau bentuk usaha yang Anda jalankan, untuk pembagiannya sebagai berikut :

  1. Untuk Perseroan Terbatas ( PT )
  • Fotocopy KTP Pemilik Perusahaan
  • Fotocopy KK Pemilik Perusahaan
  • Fotocopy NPWP
  • Surat Keterangan Domisili
  • Fotocopy Akta Pendirian PT yang disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM
  • Fotocopy Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum dari Menteri Hukum dan HAM
  • Surat Izin Gangguan ( HO )
  • Izin Prinsip
  • Neraca Perusahaan
  • Pas foto pemilik perusahaan ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar
  • Materai Rp. 6.000 ,-
  1. Untuk Koperasi
  • Fotocopy KTP Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas Koperasi
  • Fotocopy NPWP
  • Fotocopy Akta Pendirian Koperasi yang telah disahkan instansi berwenang
  • Daftar susunan Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas
  • Fotocopy surat keterangan domisili dari Pemerintah Daerah
  • Neraca Koperasi
  • Materai senilai Rp. 6.000 ,-
  • Pas foto ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar

Izin lain yang terkait ( misalnya jika usaha Anda menghasilkan limbah, Anda harus    memiliki izin  AMDAL dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah setempat )

  1. Untuk Perusahaan Perseorangan
  • Fotocopy KTP pemilik perusahaan
  • Fotocopy NPWP
  • Surat Keterangan Domisili
  • Neraca Perusahaan
  • Materai senilai Rp. 6.000 ,-

Izin lain yang terkait usaha yang dijalankan

  1. Untuk Perusahaan Perseroan Terbuka ( Tbk )
  • Fotocopy KTP pemilik perusahaan
  • Fotocopy SIUP sebelum menjadi Perseroan Terbuka
  • Fotocopy Akta Notaris Pendirian dan perubahan perusahaan dan surat persetujuan status perseroan tertutup menjadi perseroan terbuka dari Departemen Hukum dan HAM
  • Surat keterangan dari Badan Pengawas Pasar Modal bahwa perusahaan yang bersangkutan telah melakukan penawaran umum secara luas dan terbuka
  • Fotocopy surat tanda penerimaan laporan keuangan tahunan perusahaan ( STP – LKTP ) tahun bulan terakhir
  • Pas foto pemilik perusahaan ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar

Catatan : Jika tempat kegiatan usaha bukan milik sendiri, maka harus dilengkapi dengan surat izin pemilik sebagai bukti ketidakkeberatan penggunaan tanah atau bangunan yang dimaksud. Surat izin ini ditandatangani diatas materai cukup sebagai bukti perjanjian sewa menyewa antara pemilik tempat dan pelaku usaha

Setelah berkas persyaratan administrasi sudah disiapkan, berikut langkah – langkah prosedur

Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan ;

  1. Mengambil formulir pendaftaran atau surat permohonan di Kantor Dinas Perdagangan Anda sebagai pemilik perusahaan bias dating langsung ke Kantor Dinas Perdagangan atau Kantor Pelayanan Perizinan setempat. Jika Anda sibuk atau berhalangan, Anda bias mengurusnya melalui orang yang sudah Anda beri kuasa
  2. Formulir pendaftaran diisi dan ditanda tangani formulir pendaftaran atau surat permohonan sudag disediakan oleh Kantor Dinas Perdagangan. Silahkan Anda isi dengan benar dan lengkap, kemudian ditandatangani diatas materai senilai Rp. 6.000 ,- oleh pemilik perusahaan. Formulir yang sudah diisi lengkap kemudian di fotocopy sebanyak 2 rangkap dan digabung dengan berkas persyaratan administrasi yang telah diuraikan diatas. Jika Anda menggunakan jasa orang lain untuk mengurus pembuatan SIUP Anda, maka wajib melampirkan surat kuasa bermaterai yang ditanda tangani oleh pemilik perusahaan
  3. Membayar tariff pembuatan SIUP berbeda – beda untuk setiap kota madya atau kabupaten dan diatur oleh peraturan daerah di masing- masing wilayah
  4. Pengambilan SIUP biasanya sekitar dua minggu, setelah SIUP jadi pihak pemilik SIUP akan dihubungi oleh petugas, ataupun pihak pemilik bisa datang ke kantor pembuatan perizinan tersebut.

About Humas Perinaker

BIDANG PENEMPATAN DAN PELATIHAN TENAGA KERJA MELIPUTI PELAYANAN AK.1 (KARTU KUNING), INFO LOWONGAN KERJA, REKOM PASPOR DAN LAPORAN PENEMPATAN SERTA PELATIHAN GRATIS.

BACA JUGA

HERAN, KOTA BAHAN BAKU BAJA LAKUKAN KUNJUNGAN INDUSTRI KE TEGAL !!!

Slawi, 08 November 2018 Kamar Dagang Industri ( KADIN ) Cilegon belum lama- lama ini ...

Leave a Reply