Tuesday , 16 January 2018
Kunjungan JICA dan BBLM : Kepala Dinas Perindag melakukan diskusi dengan perwakilan BBLM dan tim ahli JICA.
Kunjungan JICA dan BBLM : Kepala Dinas Perindag melakukan diskusi dengan perwakilan BBLM dan tim ahli JICA.

JICA DAN BBLM KUNJUNGI DISPERINDAG

Slawi – Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Project on Enhancement of metal working capacity for supporting industries of construction machinery, kerjasama Kementerian Perindustrian, Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM) dan JICA Jepang, tim ahli dari JICA dan BBLM melakukan kunjungan ke Dinas Perindag Kabupaten Tegal. Kunjungan yang dilakukan bertujuan untuk melakukan survey awal pada industri kecil dan menengah di Kabupaten Tegal yang akan mendapatkan bimbingan teknis penguatan kemampuan teknik pengecoran pada industri komponen alat besar dan bimbingan teknis manajemen produksi untuk industri pengerjaan logam secara umum.

Kepala Dinas Perindag, Bambang Susanto, Selasa (24/11) mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan JICA hendaknya dapat menyentuh persoalan dasar yang dialami industri kecil di Kabupaten Tegal khususnya pada industri kecil komponen alat besar. “Pemerintah hendaknya mendorong kemampuan industri kecil dan memanfaatkan produknya sehingga industri kecil khususnya di Kabupaten Tegal dapat maju. Selama ini pemerintah seolah-olah enggan memanfaatkan produk IKM walaupun secara kualitas tidak berbeda jauh dari produk asing. Dengan demikian permasalahan utama IKM dapat teratasi, karena pada intinya masalah IKM khususnya alat besar saat ini adalah penurunan order yang sangat tajam,” ungkapnya.
Lebih lanjut diungkapkan oleh kepala dinas, Kabupaten Tegal saat ini berusaha untuk berbenah agar menjadi welding center. Pembenahan dilakukan khususnya pada laboratorium industri dengan melengkapi fasilitas-fasilitas pendukung yang ada seperti alat spectrometer dan alat pengelasan yang bersumber dari dana kementerian perindustrian dan dana APBD Kabupaten Tegal. Menanggapi kondisi IKM alat besar yang sedang mengalami masa sulit, kepala dinas mengatakan sejak awal beliau mewanti-wanti IKM komponen alat besar untuk tidak terjebak dengan hanya mengandalkan subcont seperti Komatsu atau Caterpillar saja, tetapi perlu pengembangan pasar sehingga kendala yang saat ini dialami IKM komponen alat besar dapat teratasi.
Tim ahli JICA, Mr. Nichida, mengatakan bahwa program kegiatan yang dilakukan menitikberatkan pada dua sasaran utama yaitu peningkatan kemampuan dan teknik pengecoran serta penguatan manajemen produksi. Mr. Nichida yang merupakan tenaga ahli manajemen produksi juga menjelaskan sasaran kunjungannya saat ini adalah melakukan identifikasi IKM yang akan mendapatkan pendampingan untuk perbaikan kualitas, peningkatan produktifitas, dan penerapan sistem kaizen (perbaikan manajemen). Sasaran IKM nantinya adalah IKM yang memiliki prospek pengembangan yang baik kedepannya khususnya dari IKM komponen alat besar maupun IKM lain yang bergerak di bidang pengerjaan logam.
Ada beberapa IKM Kabupaten Tegal yang akan menjadi sasaran pendampingan bimbingan teknis manajemen produksi antara lain CV. Prima Karya, PT. Putra Bungsu, PT. Putra Bungsu Makmur, PT. Millako Teknik, CV. RAM, CV. Karya Utama Logam, UD. Logam Jaya, dan UD. Karya Manunggal. (Amin Thoyib M/UPL)

About admin

Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan selalu menjadi mitra usaha rakyat kecil dan membangun bersama meningkatkan kualitas dan sumberdaya alam dan manusia.

BACA JUGA

kemasan 2

Pelatihan Kemasan

Pelatihan Kemasan Tahun 2016

Leave a Reply