Wednesday , 15 August 2018
Kunker : Anggota BPSK Kabupaten Tegal berdialog dengan Tim BPSK Kota Bogor.
Kunker : Anggota BPSK Kabupaten Tegal berdialog dengan Tim BPSK Kota Bogor.

TIM BPSK LAKUKAN KUNKER

Slawi – Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) merupakan sebuah badan yang dibentuk di tiap Kabupaten/Kota untuk menyelesaikan perselisihan atau sengketa konsumen. Dasar pembentukannya adalah Keputusan Presiden No. 27 tahun 2014 dan pelaksanaannya mengacu pada Keputusan Menteri Perdagangan No. 669/M-DAG/KEP/5/2015.
Untuk melaksanakan amanat Kepres dan Kepmen diatas, Dinas Perindustrian dan Perdagangan membentuk Tim Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) yang keanggotaannya terdiri dari unsur pemerintah, unsur pengusaha/profesional, dan unsur dari konsumen. BPSK digunakan sebagai wadah untuk penyelesaian sengketa konsumen yang terjadi.
Sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman anggota BPSK dalam menyelesaikan masalah, anggota BPSK Kabupaten Tegal melakukan kunjungan kerja ke BPSK Kota Bogor. Kegiatan kunjungan kerja dilaksanakan pada tanggal 15-16 Oktober 2015.

Kepala Seksi Perdagangan dan Perlindungan Konsumen, Ernie Yuniarsih, Rabu (21/10), mengatakan bahwa tujuan kunjungan kerja tersebut adalah untuk menimba pengalaman apakah langkah-langkah yang dilakukan oleh BPSK di Kabupaten sudah sesuai ketentuan, dan implementasinya yang selama ini masih belum banyak yang menguasai. “Kami sengaja memilih BPSK Kota Bogor, karena mereka salah satu BPSK terbaik di Indonesia selain Padang, Tasikmalaya, dan Yogyakarta,” ungkapnya.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Kasi Perdagangan dan Perlindungan Konsumen, nantinya akan diadakan semacam perlombaan dari berbagai BPSK yang ada di Indonesia. “Penilaian BPSK terbaik dilakukan oleh Kemendag dengan menugaskan petugas khusus yang tidak diketahui, kemudian ada penilaian tertib administrasi terkait sidang sengketa konsumen yang dilakukan,” ujarnya menambahkan.
Dijelaskan juga pemenang dari lomba BPSK akan diajak melakukan studi banding ke India untuk juara pertama dan ke Hongkong untuk juara kedua. India dipilih karena India merupakan salah satu negara dengan pelayanan konsumen terbaik di dunia. Dijelaskan juga, sejak pembentukan BPSK pada Juli 2015, sudah disidangkan sepuluh perkara sengketa konsumen. Rata-rata perkara yang disidangkan adalah masalah leasing motor dan mobil serta masalah kredit bank. (Amin Thoyib M/UPL)

About admin

Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan selalu menjadi mitra usaha rakyat kecil dan membangun bersama meningkatkan kualitas dan sumberdaya alam dan manusia.

BACA JUGA

kemasan 2

Pelatihan Kemasan

Pelatihan Kemasan Tahun 2016

Leave a Reply