Wednesday , 13 December 2017
Foto Bersama : Kepala Disperindag berfoto bersama dengan peserta pertemuan dinas dengan IKM
Foto Bersama : Kepala Disperindag berfoto bersama dengan peserta pertemuan dinas dengan IKM

PERTEMUAN DISPERINDAG DENGAN IKM

DISPERINDAG ADAKAN PERTEMUAN DENGAN IKM

Slawi – Dalam rangka pengembangan Industri kecil dan Menengah (IKM) Kabupaten Tegal khususnya IKM yang bergerak dibidang logam dan mesin, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tegal mengadakan pertemuan untuk diskusi dan umpan balik (feed-back) hasil kunjungan studi banding ke galangan kapal serta hasil focus group Discussion (FGD) Kementerian Perindustrian. Kegiatan yang dilaksanakan di LIK Takaru Dampyak pada 29 September tersebut, dihadiri oleh Kepala Dinas Perindag, pelaku usaha di bidang komponen perkapalan, komponen otomotif, komponen alat berat, dan komponen pemadam.

Kepala Disperindag, Bambang Susanto, Selasa (29/9), dalam pengarahannya menyampaikan bahwa saat ini galangan kapal di Indonesia banyak membangun kapal untuk memenuhi target Indonesia sebagai poros maritim dunia. Dalam tiga tahun ke depan, Kementerian Kelautan  membutuhkan sedikitnya 500 kapal, baik kapal perintis maupun kapal patroli. Disamping itu, kementerian lain juga banyak yang membutuhkan kapal.
Untuk memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) atau content local sebesar minimal 40%, maka galangan banyak membutuhkan komponen perkapalan hasil produksi dalam negeri. Hal ini diketahui utamanya setelah melakukan kunjungan ke galangan kapal PT. Daya Radar Utama dan PT. Dok Koja Bahari. Saat ini, sekitar 70% komponen pembangunan kapal masih impor.  Pihak galangan sangat berharap peran IKM dalam pemenuhan content local yang telah ditetapkan pemerintah.  Ini merupakan peluang yang sangat besar bagi IKM Kabupaten Tegal khususnya yang memproduksi komponen perkapalan.
Lebih lanjut dalam pengarahannya, Kepala Disperindag juga menyampaikan peluang bagi IKM khususnya bidang komponen otomotif. Beliau menyampaikan bahwa komponen otomotif khususnya peredam pada mobil memiliki prospek bisnis yang sangat cerah. Dan setiap peluang yang ada hendaknya dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh IKM untuk meningkatkan produksinya. “Yang terpenting, setiap IKM harus komitmen tentang kapasitas produksi, selalu menjaga mutu produk, dan delivery on time,” saran beliau.
Salah satu anggota tim Proyek Pengembangan IKM komponen Perkapalan melalui Service Delivery Platform, Amin Thoyib Musthofa, dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa terbuka peluang yang sangat besar bagi IKM untuk memasok komponen perkapalan ke PT. Daya Radar Utama maupun galangan lain di Indonesia.  Selama ini hanya beberapa produk saja yang dikenal oleh galangan khususnya produk pintu kapal (weathertigh door) dan jendela kapal (side scuttle). Padahal masih banyak produk-produk kapal yang dapat dibuat IKM Kabupaten Tegal khususnya yang terbuat dari plat. Namun demikian, untuk bisa masuk ke galangan IKM harus memiliki sertifikat Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), konsisten kapasitas produksinya dan menjaga kualitas produk.
Dalam kegiatan tersebut juga hadir pemilik PT. Inti Reksa Pratama, Bapak Aditya. Dalam kesempatan tersebut beliau menceritakan success story pembuatan peredam pada mobil, khususnya mobil-mobil kelas atas seperti BMW dan Mercy. Beliau juga memberi motivasi kepada pelaku usaha Kabupaten Tegal untuk bekerja keras dan pantang menyerah dalam mencapai kesuksesan. (Amin Thoyib M/UPL

About admin

Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan selalu menjadi mitra usaha rakyat kecil dan membangun bersama meningkatkan kualitas dan sumberdaya alam dan manusia.

BACA JUGA

kemasan 2

Pelatihan Kemasan

Pelatihan Kemasan Tahun 2016

Leave a Reply